Niat dan Rencana

Masuk kelas tak sekedar butuh niat baik. Tapi rencana matang juga.

Saya sering kehabisan akal kala pembelajaran di kelas. Ketika itu terjadi, saya gagu. Sulit menerangkan sesuatu. Bahasa keterangan yang saya sampaikan tak beraturan. Berantakan. Mendengar keterangan berantakan, anak-anak tak tertarik. Diantara mereka ada yang nampak memantap-mantapkan wajah. Pura-pura paham.

Memang banyak sebab. Kenapa saat mengajar, guru kehabisan akal. Yang jelas, sebab utamanya kurang persiapan. Kurang rencana pembelajaran.

Rencana tak melulu berupa RPP. Rencana pembelajaran berbentuk RPP terkesan sangat formal. Berbelit, menurut hemat saya. Tiap item yang tersaji di RPP memang dibutuhkan dalam pembelajaran. Tapi, penyajian rencana model RPP sangatlah menyita waktu. Terlalu panjang kali lebar.

Rencana pembelajaran bisa mengada dalam bentuk sederhana. Sepandai-pandainya guru menyusun rencana. Point pentingnya adalah, ketika masuk kelas, guru harus tahu apa yang hendak dilakukannya.

Niat mengajar harus baik. Rencana pembelajarannya juga.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *