Macam – Macam Gaya Mengajar Guru

Macam-Macam Gaya Mengajar Guru

Sue Cowley,  seorang ahli perilaku dan penulis buku laris tentang pengasuhan, menyebut ada tiga  gaya mengajar yang dilakukan oleh kebanyakan guru ; gaya pasif, gaya asertif, dan gaya agresif.

  1. Gaya Pasif

Guru dengan gaya ini memiliki beberapa kecenderungan, diantaranya :

  • Guru lebih suka berada “di dalam” dirinya sendiri, bersikap tertutup, dan menahan diri
  • Menggunakan suara pelan dan postur tubuh yang defensif
  • Lebih banyak menggunakan pertanyaan daripada pernyataan
  • Guru kurang aktif, kurang berusaha mengendalikan ruang kelas, guru membiarkan siswa untuk mengendalikan ruang kelasnya
  • Guru kurang menegaskan, apa yang sebenarnya Ia harapkan dari siswanya
  1. Gaya Agresif

Kecenderungan guru dengan gaya ini, diantaranya :

  • Guru cenderung untuk “keluar” dari dirinya sendiri dan “melepaskannya” pada siswa
  • Guru sering bereaksi berlebihan pada apa yang sebenarnya merupakan perilaku buruk yang ringan
  • Guru tidak menawarkan atau hanya menawarkan sedikit fleksibilitas ketika menangani perilaku
  • Bahasa tubuh guru kurang bersahabat, Ia memiliki kecenderungan untuk sering berteriak
  • Ada kemungkinan terjadi “kemarahan” yang serius jika siswa memutuskan berdebat dengan guru tersebut
  1. Gaya Asertif

Kecenderungan sikap guru gaya asertif, diantaranya :

  • Guru menegaskan pengendaliannya atas situasi
  • Di waktu yang bersamaan, guru bersikap logis dan sopan dengan permintaannya
  • Guru memiliki ekspektasi yang jelas, konsisten, dan realistis tentang perilaku dan pembelajaran
  • Guru merasa yakin bahwa siswanya dapat memenuhi harapan-harapannya
  • Guru bersikap fleksibel ketika situasi mengharuskannya
  • Bahasa tubuh guru santai dengan tetap percaya diri
  • Guru bersikap tenang dan sopan sepanjang waktu, Ia memperlakukan siswa seperti Ia ingin diperlakukan

Agar lebih terang mengenai tiga gaya mengajar ini, berikut disajikan sebuah contoh kasus. Dengan contoh kasus yang sama, akan nampak kentara perbedaan sikap dari guru bergaya pasif, agresif dan asertif.

Kasus : Rina sedang memegang sebuah pesawat terbang kertas. Ia mengganggu pelajaran dengan mengancam untuk menerbangkannya melintasi ruangan kelas.

Sikap guru :

  1. Guru Pasif

Guru      : Rina, apa yang kamu lakukan dengan benda itu ?

Rina       : Tidak ada apa-apa

Guru      : Apakah kamu yakin kamu tidak melakukan apa-apa

Rina       : Tentu saja aku yakin ( Ia melemparkan pesawat,  dan seluruh siswa mulai ikut membuat pesawat mereka masing-masing)

Guru      : Tapi kamu berkata kamu tidak melakukan apa-apa ?

 

  1. Guru Agresif

Guru      : (mengawali dengan teriakan) apa yang kamu pikir akan kamu lakukan ? berikan benda itu kepada saya sekarang juga ?

Rina       : Tetapi bu,, saya hanya…..

Guru      : Jangan berbicara omong kosong. Kamu ini tidak mengerti atau apa ? pesawat terbang. Berikan pada saya. Sekarang !

Rina       : jangan berteriak pada saya

Guru      : jangan katakan apa yang harus saya lakukan

Rina       : Saya tidak mau mengikuti pelajaranmu yang bodoh

Guru      : Berani sekali kamu menyebut pelajaran saya bodoh

Rina       : saya akan keluar ( sambil berlari keluar kelas)

Guru      : kemana kamu akan pergi ? kamu dalam masalah serius sekarang

 

  1. Guru Asertif

Guru      : Rina, tolong berikan pesawat terbang kertas itu kepada saya sekarnag juga

Rina       : tidak

Guru      : Rina, saya ingin kamu menyerahkan pesawat terbang itu kepada saya sekarnag juga

Rina       : Tetap ini milik saya

Guru      : Rina , jika kamu membantah, kamu akan memaksa saya untuk menghukummu, ( guru mengulurkan tangannya dan berbicara dengan lebih tegas), berikan pesawat terbang kertas tersebut kepada saya sekarnag juga

Rina akhirnya memberikan pesawat terbang pada sang guru.

Disadur dari : Panduan Manajemen Perilaku Siswa, Sue Cowley, Penerbit Erlanggga, 2011

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *