Kata Mutiara Arab-Indonesia Ilmu dan Persahabatan

مَنْ جَدَّ وَجَدَ

Siapa bersemangat ia akan mendapat

مَنْ زَرَعَ حَصَدَ

Siapa menanam ia akan memanen

لِكُلِّ اِلَى شَأْوِ الْعُلَى حَرَكَاتُ

وَلَكِنْ عَزِيْزٌ فِى الرِّجَالِ ثَبَاتُ

Setiap orang hatinya bergerak

Menginginkan derajat yang tinggi

Akan tetapi sangat sedikit

Orang yang tahan uji (untuk mencapai derajat itu)

اَلنَّظَا فَةُ صِحَّةٌ وَالْقَذَرَةُ مَرِيْضَةٌ

Kebersihan itu pangkal kesehatan

Dan kekotoran itu pangkal kesakita

اَلْجُوْدُ حَسَنٌ لَامِحٌ

وَالْبُخْلُ عِيْبٌ فَاضِحٌ

Dermawan itu kebaikan yang bercahaya

Dan kikir itu kejelekan yang nyata

اَلدُّنْيَا أَقَلُّ مِنَ الْقَلِيْلِ

وَعَاشِقُهَا أَذَلُّ مِنَ الذَّلِيْلِ

Dunia itu lebih sedikit

Dari pada perkara yang sedikit

Dan orang yang mencintainya

Lebih hin dari perkara yang hina

مَنْ طَلَبَ الْعِلْمَ لِلْمَعَادِ

فَازَ بِفَضْلٍ مِنَ الرَّشَادِ

Barang siapa yang mencari ilmu

Untuk tujuan akhirat

Maka karunia dan petunjuk

Dari tuhan yang ia dapat

مَا خَابَ مَنْ مُشَاوَرَ

وَلَا نَدِمَ مَنْ إِسْتَخَارَ

Tidak merugi orang yang bermusyawaroh

Dan tak kecewa orang yang beristikharah (memohon kebaikan)

مَوْتُ الْفِيْل تَرْكُ السِّنَّةْ

مَوْتُ الرَّجُلِ تَرْكُ السِّنِّةِ

Gajah mati tinggalkan gadingnya

Manusia mati tinggalkan jejaknya

مَنْ كَثُرَ إِحْسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ

Siapa banyak kebaikannya, maka banyak pula teman-temannya

اِذِ الْفَتَى حَسْبَ إعْتِقَادِهِ رُفِعْ

وَكُلُّ مَنْ لَمْ يَعْتَقِدْ لَمْ يَنْتَفِعْ

Pemuda itu bisa tinggi derajatnya

Tinggal memandang keyakinanya

Barang siapa hilang keyakinannya

Ia tidak akan mendapatkan manfaat ilmunya

اَلصَّبْرُ كَاالصِّبْرِ كَوْنُهُ مُرٌّ فِى اْلاَوَّلِ

لَكِنْ عَوَاقِبُهُ أَحْلَى مِنَ الْعَسَلِ

Sabar itu pahit pada awalnya bagai empedu

Namun akhirnya manis bagaikan madu

عِزُّ الدُّنْيَا بِالْمَالِ

وَعِزُّ الْاَخِرَةِ بَصَالِحِ الْاَعْمَالِ

Keluhuran dunia dicapai dengan harta

Dan keluhuran akhriat di capai dengan amal yang mulia

مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ

Barang siapa sedikit kejujurannya

Maka sedikit pula teman-temannya

–         Dari buku Sastra 2 bahasa, Arab-Indonesia, Ibnu Tholhah Mansur

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *