Buku Ke-NU-an Jawa Tengah, Ada Syaikh Albaninya ?

Juli 2015, PWNU Jawa Tengah mengeluarkan buku anyar untuk pembelajaran ke-NU-an kelas 4 SD/MI Ma’arif. Buku dengan dominan warna biru di covernya ini , disusun oleh dua orang: H.M Faojin, M.Ag dan H.M Fathurroji, M.Ag.

Hadirnya buku ke-NU-an terbaru tentu disambut gembira. Ada banyak revisi di buku ini, dibanding terbitan sebelumnya. Materi yang tersaji terasa lebih pas untuk anak. Lebih mudah diterima dan dicerna akal anak.

Ada perubahan berarti di edisi revisi. Ada semangat pembiasaan tradisi NU yang cukup kentara. Pada bab II, III dan VI pembiasaan ini nampak. Bab II, ada pembiasaan untuk mengumandangkan azan, puji-pujian dan iqamah. Bab III, pembisaan mengenakan kerudung, peci dan sarung. Serta bab VI, pembiasaan menghafal basmalah, niat, doa iftitah, takhyat dan wirid.

Sementara itu, untuk bab I, IV dan V. Materi bahasnya sama dengan buku sebelumnya. yakni bab I, pengenalan NU dan lambangnya. Bab IV, tentang Walisongo. dan bab V, pengenalan lebih dekat tokoh perintis Nahdlatul Ulama, KH. Wahab Hasbullah.

Syaikh Albani

Terkait pencantuman Syaikkh Albani di halaman 116, saya menduga, ini murni kekhilafan. Ada dua kali penyebutan Syaikh Al Albany di halaman ini. Pertama, terkait riwayat hadist ayat kursi yang diriwayatkan Imam An Nasai. Kedua terkait doa Nabi “Allahumma A’inni ‘Ala Dzikrika wa Syukri ‘ibadatik”. Disebutkan, dua hadist itu dishahihkan oleh Syaikh Al Albani.

hal. 116 buku kenuan kelas 4
hal. 116 buku kenuan kelas 4

Semoga, dugaan saya tentang kekhilafan pencantuman nama benar adanya. Jika tidak, agaknya kurang tepat, buku yang notabene pembelajaran ke-NU-an, justru memunculkan nama Syaikh yang kurang akrab terdengar oleh Nahdliyyin.

Terlebih, pada bacaan buku NU lain, Syekh Al Albany disebut sebagai pembesar golongan Wahabi. Satu golongan yang justru, kerap melontarkan tuduhan ini itu, pada amaliyah warga Nahdliyyin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *