Ambak di Pembelajaran Paket Pesantren

Ada yang menyebut, pembelajaran paket di Pondok Pesantren Salaf sulit terlaksana secara efektif. Alasannya classic. Setidaknya ada 2 alasan.

Pertama, jadwal ngaji santri sudah padat. Termasuk target hafalan di tiap ngaji itu. Artinya, jika pun ada pembelajaran macam paket B dan C, itu terlaksana di waktu amat terbatas.

Kedua, rata-rata Pesantren tak menaruh perhatian khusus pada jalannya pembelajaran paket. Keberadaan pembelajaran paket sekadar tambahan atau penambah kegiatan. Tujuan pengadaan paket disederhanakan, sekedar beroleh ijazah

Berpijak dua alasan ini, bisa kita lihat, ihwal  pembelajaran paket di pelbagai Pesantren. Waktu  pembelajaran paket amat minim. Dipangkas sana-sini. Belum lagi, sarana, alat dan media pembelajaran yang sering diabaikan.

Lalu pertanyaannya, salahkah Pesantren mensetting pembelajaran paket model begini ? toh, Pondok Pesantren sepenuhnya berdiri diatas otonominya sendiri. Macam kebijakan Pesantren sah-sah saja sesuai ngendika Kiai.

Ambak di Pesantren

Prioritas pembelajaran di Pondok Pesantren adalah pendidikan agama dan akhlak. Ini ciri khas Pesantren dibanding lembaga pendidkan lainnya. Ciri yang kudu tetap dinomor wahidkan.

Betul, bagi Pesantren, pembelajaran paket harus dinomor sekiankan. Spirit utama pembelajaran Pesantren harus berlandas pengamalan ajaran agama.

Tapi, agaknya tak sepenuhnya benar, jika pembelajaran ‘umum’ lewat jalur paket diabaikan sepenuhnya. Justru, jika dikemas dengan baik,  ragam materi di pembelajaran paket bisa dijadikan media guna menambah wawasan santri.

Disini, agaknya, pentingnya penerapan ambak ala quantum learning di pembelajaran paket Pesantren. Ambak, menurut Hernowo, punya kepanjangan ‘apa manfaatnya bagiku’.

Secara singkat, metode ambak bertumpu pada aspek kedekatan dan manfaat. Semua materi dalam pembelajaran paket mesti didekatkan dengan kehidupan santri. Bahwa setiap yang dipelajari, nyata manfaatnya bagi santri. Sudahi model pembelajaran penuh teori, dan full abstrak.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *